apurus rinufa

tulisan sebagai pengingat terutama untuk diri sendiri dan bukan bermaksud untuk menggurui atau apapun. sekedar share dan eksplor saja. maaf jika tak berkenan. trima kasih.

Senin, 23 Desember 2019

SABUK HITAM

Pernah ada yang mengatakan padaku
"Untuk apa latihan karate, jika tak mau bertanding"

Jujur saja aku cukup tersinggung dengan perkataan tersebut

Namun sekarang yang terjadi adalah

"Buat apa menyandang gelar sabuk hitam, jika tak lagi latihan bahkan tak pernah terlihat lagi"

Bukankah seseorang penyandang karate sabuk hitam adalah seorang karateka sabuk putih yang tak pernah berhenti untuk latihan?????

Jika ditanya kenapa sampai sekarang aku tak pernah mau ikut ujian kenaikan sabuk hitam
Alasannya adalah...............
Jujur saja aku takut jika menyandang predikat sebagai karateka sabuk hitam namun tak bisa lagi latihan karate secara rutin dengan alasan apapun

Malu rasanya jika sabuk hitam hanya sekedar pakaian dibadan saja

JAUH

Awalnya ku tak mengerti
Kenapa orang tua tak pernah mengijinkan anak-anaknya untuk sekolah atau bekerja di luar kota

Namun.....
Lama-lama aku paham
Kenapa orang tua seperti itu

Ketika orang tua sakit kemudian harus dirawat
Disaat itulah bingung jika memiliki anak namun berada di luar kota

Maka itu aku mulai berpikir
Apa gunanya punya anak banyak atau lebih dari satu
Namun ketika orang tua sakit tak ada satu anak pun yang bisa mengurusnya

Semisalnya pun seandainya sang anak di luar kota
Cukup kah ketika orang tua sakit hanya mengirimkan seseorang untuk mengurusnya ya semacam asisten atau pembantu rumah tangga yang sudah jelas adalah orang lain dan bahkan tak ada hubungan keluarga apapun??????

Terkadang

Bisa gak kalau tak dirawat?
Loh kenapa?
Iyah soalnya tak ada yang nunggu
Emang ga ada keluarga lain atau anaknya gitu?
Ada sih anak, tapi tinggal jauh di luar kota semua

Disitulah aku mulai berpikir
Punya anak banyak atau lebih dari satu namun jika SEMUANYA jauh untuk apa?

Ingat loooh SEMUANYA
Namun jika ada salah satu dari sekian banyak anak yang masih tinggal dekat walaupun tak bersama ataupun satu rumah mungkin itu akan lebih baik

Selasa, 01 Oktober 2019

KAMERA


KAMERA

01 oktober 2019
Bukan maksud review kamera atau pun share tetapi numpang curhat tentang kekesalan saya pada sebuah toko kamera.

Siang itu 03 juli 2019 saya sengaja mengunjungi toko kamera di sebuah mall di kawasan tangerang (Tangcity Mall). Ketika itu sedang bertanya-tanya mengenai harga kamera yang sedang saya incar. Yah memang saat itu saya sambil memainkan handphone saat menanyakan mengenai harga kamera yang saya inginkan. Hingga akhirnya sang pemilik toko mengatakan seperti ini.

“Jangan lihat internet kak” seolah mengetahui bahwa saya sedang mengecek harga kamera di handphone saya. Saya balas saja “loh kan itu harga pusat” sambil terus melihat handphone lalu pemilik toko mengatakan “yah silakan saja kak beli online yang sesuai harga belum ongkos kirim dan resikonya” karena kesal saya langsung saja meninggalkan toko tersebut.

Saya pikir, darimana pelanggan tau harga pasar atau bukan kalau tidak dari internet. Toh saya mengecek harga tersebut dari situs resmi merk kamera yang saya inginkan. Karena menurut saya harga yang pemilik toko tadi tawarkan jauh sekali dari harga yang tertera dan ditetapkan oleh merk dagang serta tidak dapat aksesoris apapun. Toh kalau bisa dapat harga yang sesuai dengan harga pusat kenapa tidak? Saya tidak mencari harga murah atau pun mahal namun mencari harga yang sesuai dengan yang telah ditetapkan. Toh beli barang harga murah pun saya tak terlalu berani apalagi elektronik bukan hanya soal asli dan palsu namun soal legal dan tidaknya.

Akhirnya saya pun searching mengenai toko kamera lain yang resmi dan bukan abal-abal seperti tadi. Tau lah tangan bertangan pasti harga makin bertambah. Sempat saya berpikir untuk beli online karena menemukaan harga yang sesuai tapi saya berpikir lagi dan khawatir juga karena barang elektronik dan harga pun tak murah. Hingga akhirnya saya membuka instagram dan menemukan ini.





Rasanya seperti tertolong karena harga yang ditawarkan sesuai dengan harga pusat yang saya inginkan dan tokonya pun menurut saya resmi. Akhirnya kekesalan saya pun terbalas dan tidak menyesal meninggalkan toko sebelumnya





Saya mengatakan bahwa toko tersebut resmi karena kwitansinya seperti diatas dan bukan nota kwitansi tulis tangan. Benar resmi atau tidaknya saya mohon maaf. Satu hal yang pasti saya PUAS dengan harga yang diberikan yaitu kamera SONY DSC H300 dengan tas LUMINOZ seharga 2.450.000

Trima kasih………………

Jumat, 23 Agustus 2019

SEHAT ATAU PANJANG UMUR

SEHAT ATAU PANJANG UMUR ?????

Kalau ada pilihan antara sehat atau panjang umur ? apa yang akan kau pilih ? SEHAT atau PANJANG UMUR ???

Gue pribadi sih lebih pillih SEHAT. Kenapa ?????

Karena kalau pilih PANJANG UMUR itu belum tentu SEHAT.

Mohon maaf bukan maksud menyindir atau bagaimana?

Kita lihat saja banyak orang yang panjang umur namun menderita suatu penyakit.

Misalnya seseorang yang mengidap gagal ginjal dan harus melakukan cuci darah rutin 2-3 kali seminggu.

Orang tersebut mungkin saja PANJANG UMUR namun karena mengidap penyakit mengharuskannya untuk rutin cuci darah 2-3 seminggu.

Dari hal tersebut apakah seseorang yang PANJANG UMUR itu SEHAT ?????

Silakan jawab dan pikirkan sendiri saja yah hehehe

Berbeda dengan SEHAT

Karena SEHAT dan tidak menderita suatu penyakit apapun maka hidupnya akan PANJANG UMUR dan menikmati hidup dengan senikmat-nikmatnya

Jadi

PANJANG UMUR itu belum tentu SEHAT

Tetapi kalau

SEHAT itu Insya Allah akan PANJANG UMUR

Jadi yang penting adalah SEHAT

YANG PENTING MAH SEHAT wkwkwkwkwk

Sekian hehehe

Rabu, 07 Agustus 2019

durian emas

DURIAN EMAS








Seperti durian
Berduri tapi manis
Terlihat berduri
Tak mudah disentuh
Tak mudah dipegang
Tak mudah dibawa
Harga pun tak murah
Namun
Ketika dibelah
Akan terasa manis aslinya
Begitulah harusnya

Karena emas tak semurah perak atau perunggu

Walaupun untuk meraih perunggu saja tak mudah
Diam itu emas
Emas itu mahal
Begitulah seharusnya

Karena mutiara didasar lautan tak bisa terlihat langsung oleh mata kecuali menyelam hehe

pekerjaan


PERJALANAN PEKERJAAN

 5 agustus 2019

Tanpa basa basi dan pendahuluan apapun karena gue ga suka basa basi. Gue lulus kuliah diploma tiga tahun 2011 kemudian gue mencoba melamar pekerjaan di beberapa rumah sakit sekitar dan luar tangerang baik melamar langsung maupun via email. Banyak lamaran yang gue kirimkan dan beberapanya ada yang dipanggil namun lebih banyak yang tidak. Setiap mengajukan lamaran mungkin ada hingga 10 instansi pekerjaan gue ajukan lamaran gue karena gue berpikir yah kali aja banyak mengajukan lamaran ada yang dipanggil. Ya memang dari sekian banyak lamaran yang gue ajukan beberapanya ada yang dipanggil namun gagal di pertengahan hingga akhirnya yang berhasil lulus pertama kali itu adalah ketika gue melamar di RS ARIYA MEDIKA JATAKE karena tidak lama setelah gue ajukan lamaran ditempat tersbeut langsung sorenya gue dipanggil untuk tes bahkan jika tak salah saat itu gue masih di jalan pulang. Ada juga instansi pekerjaan yang panggilannya gue tolak karena ada peraturan tidak boleh berjilbab. Bodo dah gue langsung tolak aja toh rejeki tidak terputus ketika gue menolak pekerjaan dengan alasan tidak boleh mengenakan jilbab. Padahal waktu itu gue udah datang untuk tes dan ketika mau tes ibu HRD yang saat mengenakan jilbab memberitahu bahwa peraturannya perawat tidak boleh memakai jilbab saat bekerja. Ya sudah gue langsung pamit aja untuk pulang dengan alasan tersebut.

Gue mulai bekerja di rumah sakit swasta tepat RS ARIYA MEDIKA DI DAERAH JATAKE pada akhir november 2011. Tahun 2012 tepatnya tanggal 1 april 2012 gue pindah kerja karena di tempat lama gue merasa status gue sebagai karyawan ga jelas. Mengingat saat itu gue merasa telah menjalani kontrak tiga bulan namun di bulan ke empat tidak ada penandatanganan kontrak untuk selanjutnya. Karena seperti itu lah akhirnya gue berani untuk melamar pekerjaan ditempat lain. Pada bulan keempat bekerja tersebut gue memberanikan diri untuk melamar pekerjaan di beberapa rumah sakit negeri dan swasta yaitu RS USADA INSANI dan RSUD KABUPATEN TANGERANG.

Memang rejeki mungkin yah, pagi hari gue manaruh lamaran di RS USADA INSANI dan sorenya gue ditelepon untuk tes esok hari. Waktu itu di akhir bulan maret 2012. Tes-tes gue lakukan kurang lebih satu minggu. Hingga akhirnya tanggal 1 April 2012 gue harus sudah mulai bekerja di RS USADA INSASI tersebut. Maka gue pun harus keluar dari RS ARIYA MEDIKA secepatnya. Gue pun akhirnya mengajukan surat resign sehari sebelum gue harus keluar. Yah emang parah sih ngasihnya. Tapi mau bagaimana lagi? Daripada tidak ada pemberitahuan sama sekali dan tahu-tahu hilang. Itu yang gue pikir saat itu. Terserah sih mau acc atau ga surat tersebut toh gue akan tetap keluar karena gue sudah dapat pekerjaan di tempat lain. Setelah gue berikan surat tersebut gaji yang harusnya gue terima malah ditarik lagi oleh pihak RS ARIYA MEDIKA jadilah gue ga terima gaji terakhir sama sekali. Cukup lah gue bekerja di RS ARIYA MEDIKA selama 4 bulan dari desember 2011 hingga maret 2012.

April 2012 pindahlah gue ke tempat kerja baru yaitu RS USADA INSANI namun di RS ini pun gue hanya bertahan kurang lebih 3 bulan karena pada juli 2012 gue diterima bekerja di RSUD KABUPATEN TANGERANG. Tepatnya bulan mei yaitu sebulan setelah gue bekerja di RS USADA INSANI, gue mendapat panggilan untuk tes di RSUD KABUPATEN TANGERANG. Lamaran yang gue taruh di RSUD KABUPATEN TANGERANG berbarengan dengan RS USADA INSANI. Bedanya adalah waktu pemanggilan. Kalau RS USADA INSANI sehari setelah menaruh lamaran langsung tes namun jika RSUD KABUPATEN TANGERANG sebulan setelah menaruh lamaran baru dipanggil tes. Namun jalani saja toh semua ada hikmahnya.

Selama tiga bulan bekerja di RS USADA INSANI selama itu pula gue menjalani tes di RSUD KABUPATEN TANGERANG. Tes pertama ke tes selanjutnya itu berjarak kurang lebih satu bulan karena gue menjalani kurang lebih 3 kali tes yaitu tes teori kemudian tes praktek dan ketiga tes kesehatan. Dari tes praktek hingga tes kesehatan memang tidak lama sih hanya beberapa minggu. Entah kebetulan atau tidak semua tes gue jalani itu di hari jumat dan kebetulan juga saat gue libur kerja di RSUD USADA INSANI. Mungkin juga orang tua lebih setuju dan ridho jika gue bekerja di RSUD KABUPATEN TANGERANG hingga akhirnya semua tes yang gue jalani lulus ketahap selanjutnya.

Setelah dinyatakan lulus tes di RSUD KABUPATEN TANGERANG dan harus segera bekerja di tempat tersebut. Saat itu juga gue keluar dari RS USADA INSANI tanpa surat resign alias KABUR karena gue takut gaji yang harusnya gue terima hilang begitu saja. Gue hanya bilang dengan kawan seruangan gue toh sebelumnya juga teman-teman gue sudah banyak yang resign dengan cara seperti itu  yaitu KABUR setelah menerima gaji. Memang sih awalnya banyak yang nyinyir ketika gue bilang mau keluar, ada yang berkata seperti ini “kalau sudah keluar dari sini susah untuk masuk sini lagi” dalam hati gue “siapa juga yang mau masuk sini lagi??? Kalau di tempat baru gue resign lagi juga ga akan ke RS ini lagi larinya”

Dan mulailah gue bekerja di RSUD KABUPATEN TANGERANG mulai 25 juni 2012 hingga 31 desember 2017. Karena pada tahun 2017 gue lulus tes cpns di RSK SITANALA hingga akhirnya saat ini gue bekerja di tempat tersebut. Cukuplah lima tahun bekerja di RSUD KABUPATEN TANGERANG. Mungkin juga doa orang tua. Karena orang tua pernah berkata “insya Allah 5 tahun diangkat PNS” dan itu kejadian walaupun menjadi PNS nya bukan di tempat yang sama. Ingat omongan adala DOA dan kita tak tahu DOA siapa yang akan diijabah.

Singkat cerita riwayat pekerjaan gue :
1.      RS ARIYA MEDIKA AKHIR NOVEMBER 2011 – MARET 2012 (keluar kabur)
2.      RS USADA INSANI APRIL 2012 – JUNI 2012 (keluar kabur)
3.      RSUD KABUPATEN TANGERANG 25 JUNI 2012 – 31 DESEMBER 2017 (keluar resmi karena lulus CPNS)
4.      RSK SITANALA 1 JANUARI 2018 – SEKARANG







Kalau pindah dan akan mendapatkan hal yang lebih baik, kenapa tidak? Tapi ingat yah LEBIH BAIK. Namun jika pindah dan kemungkinan hanya akan mendapatkan hal yang lebih buruk, yah lebih baik pikir lagi saja lah. Karena ingat HIJRAH itu untuk hal yang lebih baik.