apurus rinufa

tulisan sebagai pengingat terutama untuk diri sendiri dan bukan bermaksud untuk menggurui atau apapun. sekedar share dan eksplor saja. maaf jika tak berkenan. trima kasih.

Selasa, 21 Januari 2020

Tugas

Semua adalah tugas manusia yang masih hidup dan mau melakukannya.
Bukan hanya tugas wanita ataupun pria.
Karena pada kenyataannya tak semua pekerjaan wanita hanya dilakukan oleh wanita saja.
Begitu juga sebaliknya, tak semua pekerjaan pria hanya dilakukan oleh pria saja.

Mungkin sama halnya dengan orangtua.
Bukan hanya tugas ayah ataupun ibu.
Karena faktanya seorang ayah bisa juga menjalani tugas sebagai seorang ibu.
Begitu juga ibu, yang terkadang bisa juga berperan sebagai seorang ayah.
Intinya tak hanya tugas ibu ataupun ayah.
Karena yang ada hanyalah tugas ORANGTUA.

Sabtu, 11 Januari 2020

posting


TERNYATA DIPOSTING

Gue baru tau ternyata tulisan gue beberapa tahun lalu yang bertema tentang KEBAIKAN dan gue kirimkan ternyata diposting
Gue baru tau akhir-akhir ini itupun karena gue searching nama gue sendiri di google
Eh tau-tau muncullah tulisan yang pernah gue buat dan gue kirimkan beberapa tahun ini
Ini dia linknya
Silakan untuk yang berminat


Trima kasih

TAKDIR


TAKDIR

Takdir manusia tak semua sama dan tak bisa disamakan ataupun dibanding-bandingkan
Setiap manusia punya jalan hidup yang berbeda
Setiap orang punya takdir masing-masing
Jodoh pendidikan dan karir
Tiga hal yang menurut gue sering banget menjadi pertanyaan orang
Terutama soal jodoh
Pasti deh selalu menjadi bahan perbincangan yang ga akan ada habisnya
Yah palingan akan habis jika sudah bertemu dengan jodoh tapi belum cukup sampai disitu
Karena setelah jodoh bertemu pasti masih ada pertanyaan lain yang menunggu

Yang pasti antara jodoh pendidikan dan karir setiap manusia tak semuanya sama
Takdir seseorang yang berbeda antara yang satu dengan yang lain

Pendidikan, karir, jodoh
Pendidikan, jodoh, karir

Karir, jodoh, pendidikan
Karir, pendidikan, jodoh

Jodoh, karir, pendidikan
Jodoh, pendidikan, karir

Mungkin itu enam kemungkinan perjalanan hidup seseorang yang tak bisa disamakan antara yang satu dengan yang lain
Jadi jangan pernah membandingkan takdir seseorang dengan orang lain
Karena setiap manusia memiliki perjalanan hidup yang berbeda
Setiap orang memiliki takdir yang berbeda yang sudah ditentukan sejak ia belum dilahirkan ke dunia ini
Yang pasti takdir akhir setiap manusia adalah KEMATIAN

Kamis, 26 Desember 2019

TITIK BALIK

Prajabatan atau yang sekarang lebih disebut dengan PELATIHAN DASAR CPNS (LATSAR CPNS) yang gue lakukan di tahun 2018 kurang lebih selama 3 bulan merupakan salah satu titik balik dalam hidup gue. Kenapa????? Karena pada masa tersebutlah ada hal baik atau kebiasaan baik yang gue tinggalkan cukup lama yaitu kurang lebih 5 tahun yaitu selama gue bekerja di salah satu rumah sakit pemerintah sebagai honorer kembali gue lakukan selama masa Latsar CPNS tersebut yaitu shalat tahajud. Gue ingat banget hampir 5 tahun selama gue bekerja hal tersebut hampir saja gue tinggalkan. Sedangkan gue ingat banget selama gue kuliah kebiasaan tersebut hampir selalu gue lakukan.

Masa prajabatan atau latsar CPNS merupakan titik balik gue untuk kembali beribadah salah satunya shalat malam atau tahajud. Karena pada masa tersebut gue merasa resah gelisah cemas dan sangat ga nyaman banget. Mungkin karena adanya tugas tugas yang menurut gue cukup sulit karena buat gue tugas tersebut lebih dari tugas skripsi yang pernah gue kerjakan. Dimana gue harus mengajukan beberapa judul untuk tugas gue kemudian mengerjakan dan tidak cukup satu orang untuk mendukung tugas gue tersebut.

Gue berharap kebiasaan tersebut tidak hilang dan tetap bertahan hingga kapan pun. Maka dari itu gue membuat suatu hukuman untuk diri gue sendiri jika gue lalai melaksanakannya dengan alasan yang hampir gue sengaja. Dan cukup saja gue yang tau..................................

Senin, 23 Desember 2019

SABUK HITAM

Pernah ada yang mengatakan padaku
"Untuk apa latihan karate, jika tak mau bertanding"

Jujur saja aku cukup tersinggung dengan perkataan tersebut

Namun sekarang yang terjadi adalah

"Buat apa menyandang gelar sabuk hitam, jika tak lagi latihan bahkan tak pernah terlihat lagi"

Bukankah seseorang penyandang karate sabuk hitam adalah seorang karateka sabuk putih yang tak pernah berhenti untuk latihan?????

Jika ditanya kenapa sampai sekarang aku tak pernah mau ikut ujian kenaikan sabuk hitam
Alasannya adalah...............
Jujur saja aku takut jika menyandang predikat sebagai karateka sabuk hitam namun tak bisa lagi latihan karate secara rutin dengan alasan apapun

Malu rasanya jika sabuk hitam hanya sekedar pakaian dibadan saja

JAUH

Awalnya ku tak mengerti
Kenapa orang tua tak pernah mengijinkan anak-anaknya untuk sekolah atau bekerja di luar kota

Namun.....
Lama-lama aku paham
Kenapa orang tua seperti itu

Ketika orang tua sakit kemudian harus dirawat
Disaat itulah bingung jika memiliki anak namun berada di luar kota

Maka itu aku mulai berpikir
Apa gunanya punya anak banyak atau lebih dari satu
Namun ketika orang tua sakit tak ada satu anak pun yang bisa mengurusnya

Semisalnya pun seandainya sang anak di luar kota
Cukup kah ketika orang tua sakit hanya mengirimkan seseorang untuk mengurusnya ya semacam asisten atau pembantu rumah tangga yang sudah jelas adalah orang lain dan bahkan tak ada hubungan keluarga apapun??????

Terkadang

Bisa gak kalau tak dirawat?
Loh kenapa?
Iyah soalnya tak ada yang nunggu
Emang ga ada keluarga lain atau anaknya gitu?
Ada sih anak, tapi tinggal jauh di luar kota semua

Disitulah aku mulai berpikir
Punya anak banyak atau lebih dari satu namun jika SEMUANYA jauh untuk apa?

Ingat loooh SEMUANYA
Namun jika ada salah satu dari sekian banyak anak yang masih tinggal dekat walaupun tak bersama ataupun satu rumah mungkin itu akan lebih baik

Selasa, 01 Oktober 2019

KAMERA


KAMERA

01 oktober 2019
Bukan maksud review kamera atau pun share tetapi numpang curhat tentang kekesalan saya pada sebuah toko kamera.

Siang itu 03 juli 2019 saya sengaja mengunjungi toko kamera di sebuah mall di kawasan tangerang (Tangcity Mall). Ketika itu sedang bertanya-tanya mengenai harga kamera yang sedang saya incar. Yah memang saat itu saya sambil memainkan handphone saat menanyakan mengenai harga kamera yang saya inginkan. Hingga akhirnya sang pemilik toko mengatakan seperti ini.

“Jangan lihat internet kak” seolah mengetahui bahwa saya sedang mengecek harga kamera di handphone saya. Saya balas saja “loh kan itu harga pusat” sambil terus melihat handphone lalu pemilik toko mengatakan “yah silakan saja kak beli online yang sesuai harga belum ongkos kirim dan resikonya” karena kesal saya langsung saja meninggalkan toko tersebut.

Saya pikir, darimana pelanggan tau harga pasar atau bukan kalau tidak dari internet. Toh saya mengecek harga tersebut dari situs resmi merk kamera yang saya inginkan. Karena menurut saya harga yang pemilik toko tadi tawarkan jauh sekali dari harga yang tertera dan ditetapkan oleh merk dagang serta tidak dapat aksesoris apapun. Toh kalau bisa dapat harga yang sesuai dengan harga pusat kenapa tidak? Saya tidak mencari harga murah atau pun mahal namun mencari harga yang sesuai dengan yang telah ditetapkan. Toh beli barang harga murah pun saya tak terlalu berani apalagi elektronik bukan hanya soal asli dan palsu namun soal legal dan tidaknya.

Akhirnya saya pun searching mengenai toko kamera lain yang resmi dan bukan abal-abal seperti tadi. Tau lah tangan bertangan pasti harga makin bertambah. Sempat saya berpikir untuk beli online karena menemukaan harga yang sesuai tapi saya berpikir lagi dan khawatir juga karena barang elektronik dan harga pun tak murah. Hingga akhirnya saya membuka instagram dan menemukan ini.





Rasanya seperti tertolong karena harga yang ditawarkan sesuai dengan harga pusat yang saya inginkan dan tokonya pun menurut saya resmi. Akhirnya kekesalan saya pun terbalas dan tidak menyesal meninggalkan toko sebelumnya





Saya mengatakan bahwa toko tersebut resmi karena kwitansinya seperti diatas dan bukan nota kwitansi tulis tangan. Benar resmi atau tidaknya saya mohon maaf. Satu hal yang pasti saya PUAS dengan harga yang diberikan yaitu kamera SONY DSC H300 dengan tas LUMINOZ seharga 2.450.000

Trima kasih………………