apurus rinufa

tulisan sebagai pengingat terutama untuk diri sendiri dan bukan bermaksud untuk menggurui atau apapun. sekedar share dan eksplor saja. maaf jika tak berkenan. trima kasih.

Kamis, 24 Maret 2016

o2sn



O2SN

Selasa 22 maret 2016, pagi itu bbm grup karate kki tangerang sudah ramai dengan chat tentang pelaksanaan o2sn yaitu olimpiade olahraga siswa nasional. Sebenarnya dari awal pun sudah ada info tentang o2sn yang akan dilaksanakan pada hari itu 22 maret 2016, namun ternyata ada info lain yang simpang siur soal waktu pelaksanaan sehingga membuat sang silent reader seperti saya bingung. Karena info yang tiba-tiba pagi itu tak jelas sehingga membuat ragu untuk pergi ke tempat pelaksanaan o2sn.


Mengingat hari itu saya masuk malam atau shift tiga, yang berarti pagi hingga sore saya free alias belum ada jadwal. Awalnya saya berencana ke kampus untuk konsultasi skripsi yang belum juga selesai huft, namun setelah kontak dengan sang dosen dan ternyata beliau tak ada di kantor selama seminggu ini maka saya urungkanlah niat tersebut. Kemudian saat scroll up dan baca bbm grup karate kki tangerang, saya baru ingat bahwa akan ada pelaksanaan o2sn tingkat sekolah menengah pertama yang tempatnya pun saya ketahui. Pikir saya saat itu “wah kebetulan masuk malam, jadi paginya bisa lah pergi-pergi dulu hehehe. Kesempatan nih buat nonton biasanya kan susah waktunya hehe”. Namun karena paginya sudah ada kabar yang membuat ragu, maka saya pun tak langsung buru-buru pergi ke tempat pelaksanaan o2sn melainkan mencari kegiatan lain dahulu yaitu renang hehe.

Mengingat juga bulan februari lalu saya tak sempat renang yang telah saya program minimal satu bulan sekali. Namun februari lalu bablas tak saya lakukan program itu karena agak disibukkan dengan acara pelaksanaan seminar kesehatan yang telah berlangsung awal maret lalu. Maka dari itu saya rencanakan ulang agar bulan maret ini melakukan dua program itu sebagai bayar hutang juga hehhe.

Akhirnya info kepastian o2sn itu pun jelas juga yang pada hari itu dilaksanakan di salah satu sekolah menengah pertama negeri di kawasan tangerang. Maka setelah pulang renang saya rencanakan untuk datang ke tempat itu jika memang ada orang dan sudah berlangsung pelaksanaannya hehehe. Awalnya saat sampai tempat saya bingung karena tak tahu dimana tepat letaknya pelaksanaan o2sn tersebut. kemudian saya tanya-tanya saja orang sekitar yang kemungkinan mengetahui pelaksanaannya hingga akhirnya ketemu juga yang saya cari.

O2sn karate yang diikuti beberapa sekolah menengah pertama di wilayah tangerang termasuk juga diikuti oleh ekskul karate KKI SMP 13 dan SMP 7 pun membuahkan hasil yaitu diperolehnya juara yang entah dapat juara berapa saya tak ingat secara detail hehehe. Yang pasti inilah salah satu sang juara itu.







Sang juara lainnya saya tak ketahui pasti mengingat saya sendiri pun tak sampai selesai menyaksikan pelaksanaan o2sn tersebut. Langsung pulang mengejar waktu untuk persiapan dinas di malam hari yaitu tidur hehehe. Biasanya sih kalau pagi sampai sore kuliah malamnya langsung kerja, tidak pakai tidur dulu. Tetapi karena saat itu sudah di warning oleh ibu maka saya pun tak berani menyaksikan o2sn hingga benar-benar selesai. Maka dari itu saya pun pamit pulang ke rumah beneran loh hahaha.

Ingat sang juara o2sn SMP 13, saya pun jadi ingat o2sn 2013 dan sang juaranya yang membuat saya kembali mengingat-ingat masa lalu dan penasaran sehingga akhirnya saya mencari-cari masa lalu itu hingga ditemukan. Saya pun bangga akan hasil yang diperoleh, entah kenapa selalu ada perasaan senang ketika melihat anak-anak sama seperti saat bekerja. Bedanya jika bekerja melihat anak yang baru lahir yaitu bayi, sedangkan jika ini melihat anak menginjak remaja yang sedang tumbuh baik secara fisik maupun psikis. Yah walaupun yang namanya anak mungkin pasti kadang ada hal-hal yang membuat kesal sampai gemas rasanya hahaha. Bukan anak saja sih orang dewasa juga sama hehehe.

Selasa, 22 Maret 2016

pelecehan



PELECEHAN TERHADAP NEGARA

Berita tentang LGBT dan SJ sudah, berita tentang pejabat marah-marah dan memakai narkoba juga sudah. Menyusul kali ini berita tentang seorang penyanyi dangdut yang terkenal melalui goyangan yaitu goyang itik yang sedang ramai diberitakan perihal perkataannya yang mengandung pelecehan terhadap lambang negara di salah stasiun televisi swasta. Jujur saja saya sendiri tak melihat langsung acara yang membuat terjadinya pelecehan tersebut. Namun karena beritanya ramai terdengar maka saya pun percaya akan hal itu.

Entah hal yang disengaja atau pun tidak, yang namanya kesalahan tetaplah salah. Entah yang salah hanya sang pedangdut ataupun melibatkan pihak lain seperti program acara dan stasiun televisi yang menayangkan, yang namanya kesalahan tetaplah menjadi sebuah kesalahan. Maka wajar saja jika sang pedangdut itu dikabarkan dilaporkan ke pihak kepolisian terkait perkataannya yang melecehkan lambang negara.

Saya sempat melihat berita tentang denda yang dikenakan kepada sang pedangdut tersebut yaitu sebesar 500 juta. Tidak sedikit memang, namun menurut saya itu terlalu gampang untuk sebuah pelecehan terhadap lambang negara. Jika seperti itu maka orang-orang diluar sana yang mempunyai banyak uang bisa saja dengan gampang kembali melakukan pelecehan terhadap negara.

Maka dari itu, menurut saya lebih baik orangnya diberi pelajaran yang mungkin tak akan pernah dilupakan oleh yang bersangkutan. Seperti, menjadi tahanan luar beberapa bulan misalnya. Atau dilarang menerima dan memberikan job selama beberapa bulan hingga dinyatakan oleh pihak terkait bahwa dia berkelakuan baik. Mungkin juga diberikan pendidikan tentang kenegaraan. Atau hal lainnya. Selain itu, mungkin program acara yang menayangkannya diberhentikan penayangan selamanya seperti yang terjadi pada program acara YKS yang ratingnya sempat tinggi beberapa tahun lalu di salah satu stasiun televisi juga. Yang kemudian berhenti tayang setelah terkena masalah terkait BENYAMIN, entah persis masalahnya apa saya pun lupa hehe.

Yah kita lihat saja perkembangan beritanya seperti apa???????????????????

tertidur



TERTIDUR DI KERETA

Minggu 20 maret 2016 setelah mengikuti seminar tentang virus zika di universitas indonesia depok, saya dan teman pulang menggunakan transportasi umum kereta rel listrik (KRL). Pergi dan pulang menggunakan jasa transportasi yang sama. Perjalanan menuju universitas indonesia dari tangerang melewati beberapa stasiun dan transit di stasiun duri.

Entah sudah kebiasaan ataupun bukan, setiap di perjalanan yang sudah biasa karena telah beberapa kali ke tempat yang sama menggunakan angkutan transportasi yang sama pula yang ada bawaannya kepingin tidur saja di perjalanan apalagi jika mengetahui perjalanan masih lama entah itu duduk ataupun berdiri hahaha.

Saat perjalanan menuju pulang dari stasiun duri ke tangerang, kebetulan saya mendapatkan kursi di pojok di dalam KRL tersebut yang rasanya enak sekali jikalau tidur dan itu benar-benar terjadi. Mengingat hampir sepanjang perjalanan dari duri hingga tangerang saya tertidur. Memang tidak begitu pulas dan lelap sih. Tetapi lumayanlah, karena saya sempat dibangunkan oleh teman bahwa sudah sampai tujuan. Sudah sampai tangerang. Waaaaah saya memikirkan bagaimana seandainya saya pergi sendiri dan tertidur pula kemudian dibangunkan oleh petugas kereta karena belum terbangun juga. Oleh karena itu saya biasanya tak pernah sendiri jikalau pergi ke luar tangerang. Selain belum tentu diijinkan oleh orangtua mungkin ada hal lain yang dikhawatirkan terjadi yaitu seperti diatas tadi. Hehehe. Hadeuuuh..........

Sabtu, 19 Maret 2016

p3j4b4t



PEJABAT

Sabtu lalu tepatnya tanggal 12 maret 2016 pagi itu kebetulan saya masih di rumah dan agak sedikit santai sehingga sempat melihat berita di salah satu stasiun televisi swasta yang sedang memberitakan tentang pejabat yang marah-marah. Dalam berita tersebut ada tiga pejabat yang diberitakan marah-marah kepada bawahannya dengan kesalahan yang berbeda dan entah apa kesalahan yang telah dilakukan?

Akhirnya topik berita itu membahas tentang pejabat yang marah-marah. Apa perlu marah-marah itu? Sekalipun mau marah-marah seharusnya di tempat yang sepantasnya dan tidak di depan umum juga. Begitulah kiranya yang saya simpulkan dari pernyataan beberapa orang dalam berita tersebut.

Anehnya pejabat seperti itu telah dipilih oleh masyarakat untuk menjadi pemimpin. Apa tak ada yang salah yah? Memimpin diri sendiri saja tidak bisa bagaimana memimpin orang lain? Memimpin diri sendiri saja menurut saya belum sukses yang telah di buktikan dengan marah-marah tadi yang berarti dia sendiri saja tak bisa mengendalikan emosi dalam jiwanya, lalu bagaimana memimpin orang banyak?

Tak lama berita tentang pejabat yang marah-marah merebak, muncul kembali berita tentang pejabat yang memakai narkoba. Entahlah yang pasti saya jadi bingung, sejauh mana syarat untuk menjadi pejabat atau pemimpin? Seketat apa memang seleksinya? Ditambah pula sayangnya masyarakat mudah tergiur dengan hal-hal yang kecil tanpa melihat sejauh mana layaknya seseorang itu dapat dijadikan sebagai pemimpin? Yang pasti soal pejabat yang marah-marah dan memakai narkoba, dapatkah memungkinkan timbul ketidakpercayaan pada masyarakat tentang seorang pejabat pemerintahan? Entahlah mungkin juga itu hanya dua hal tentang pejabat karena saya yakin masih banyak mengenai hal lainnya yang mungkin juga dapat memberikan citra buruk terhadap pejabat itu sendiri jika hal itu diketahui hehehe.

Kamis, 17 Maret 2016

balik lagi



ATM KEMBALI TETAPI GAGAL DONOR DARAH

Hari ini 17 maret 2016, akhirnya kartu atm saya yang kemarin entah kemana itu kembali lagi. Untungnya kartu atm itu ada di banknya setelah mesin atm tersebut mungkin dibuka kali yah. Sehingga saya tak perlu ribet ke polsek atau polres terdekat untuk mengurus surat keterangan kehilangan dan mengurus ulang pembuatan kartu atm yang baru. Alhamdulillah, senang dan lega rasanya saat kartu atm itu kembali lagi ke tangan saya. Terima kasih ya Allah.

Selain hal yang cukup menyenangkan untuk hari ini, saya juga mengalami suatu hal yaang membuat agak sedikit kecewa yaitu kegagalan dalam mendonorkan darah untuk kesekian kalinya huft.

Sore, setelah pulang latihan karate di sebuah sekolah menengah pertama di daerah tangerang tentunya dan saya tak langsung pulang ke rumah melainkan ke mall yang dekat dengan sekolah tersebut. Hebat yah sekarang mall dengan sekolah saja berdekatan, bikin mudah untuk bolos hahaha.

Setelah keluar mall dan urusan saya selesai, saat mau pulang saya melihat sebuah mobil palang merah indonesia milik kota yang berada di depan mall tersebut. Karena saya ingat bahwa tahun ini saya belum sekali pun mendonorkan darah dan mengingat beberapa waktu yang lalu saya sempat gagal saat akan mendonor. Maka dari itu saya sangat antusias sekali saat melihat mobil PMI di depan mall itu. Ingin sekali saya bisa mendonorkan darah saat itu.

Setelah mengisi formulir yang menyatakan bersedia untuk donor darah, kemudian pemeriksaan tekanan darah yang hasilnya normal. Namun ketika diperiksa darah didapatkan hasil yang agak mengecewakan dan dinyatakan bahwa hemoglobin saya rendah lagi sehingga membuat saya tak bisa mendonorkan darah. Dengan kata lain, saya gagal untuk donor darah.

Di perjalanan pulang, saya memikirkan tentang penyebab mengapa hemoglobin saya rendah? Apa faktor yang mempengaruhinya yah? Entahlah sebab apa, yang mungkin bisa saya prediksi adalah apakah kecapaian bisa membuat hal seperti ini? Karena memang beberapa hari yang lalu saya dapat dikatakan “capek” sudah pasti mengingat saya shift malam selama tiga hari atau tiga malam. Mungkinkah itu penyebabnya? Karena jika kegagalan saya dalam mendonor darah beberapa waktu lalu ditahun ini adalah dikarenakan saya baru selesai menstruasi beberapa hari. Sehingga hemoglobin saya masih rendah dan saya mengerti akan hal itu.